(0)

Bali, KompasProperti - Ketua Umum DPP REI Soelaeman Soemawinata mengatakan REI akan tetap berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Program Sejuta Rumah (PSR). Komitmen itu sejalan dengan semangat reposisi dan rebranding REI yang dalam tiga tahun ke depan akan fokus terhadap pemenuhan kebutuhan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

"Penyediaan rumah rakyat terutama PNS, anggota TNI atau Polri, pekerja di kawasan industri dan masyarakat sektor informal yang saat ini regulasinya sedang terus digodok Pemerintah," ujar Eman kepada Kompas.com usai perayaan HUT REI ke-45 di Bali dan Lombok, Senin (3/4/2017).

REI ke depan, lanjut Eman, adalah berupaya agar bisa membangun perumahan yang holistik, dengan mengintegrasikan tata ruang, infrastruktur, perizinan dan pertanahan secara optimal, efisien dan efektif.

"Titik fokusnya akan kami prioritaskan di tiga target pasar tadi, yaitu PNS, TNI/Polri, dan pekerja di sekitar kawasan industri. Kami sudah berkerjasama untuk itu dengan Korpri, Polri, TNI, dan pengelola kawasan industri," kata Eman.

Untuk menuju fokus tersebut, tambah Eman, tahun ini REI menargetkan membangun 210.000 unit rumah subsidi bagi MBR di seluruh Indonesia. Ditambah dengan berbagai pembangunan produk realestat lain yang secara agregat akan menjadi pendorong perputaran aktivitas ekonomi lebih besar.

"Tahun ini 2017 kami akan mengawali program kerjasama antara pengembang besar dengan pengembang kecil di 10 provinsi untuk menyukseskan target itu," ucapnya.

Adapun kerjasama tersebut akan meningkatkan kapasitas finansial, teknis, manajemen dan sumber daya manusia dari anggota REI, sehingga dalam skala yang lebih besar tentunya akan memberikan kontribusi yang signifikan dalam upaya mewujudkan pemerataan ekonomi nasional.

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono sudah menyatakan agar Real Estat Indonesia (REI) meningkatkan porsinya dalam pembangunan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Pasalnya, peningkatan jumlah penduduk Indonesia yang makin tinggi belum mampu diimbangi penyediaan rumah.

"Saya mengapresiasi tekad REI yang ingin menjadi garda terdepan bagi penyediaan perumahan rakyat. Dengan REI yang semakin fokus membantu MBR memiliki rumah, saya semakin yakin lebih mudah untuk mewujudkan program satu juta rumah," kata Basuki usai menghadiri perayaan ulang tahun REI ke-45 di Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana, Bali, Sabtu (1/4/2017).

Sumber : properti.kompas.com

Baca Artikel Terkait
Berita Terkini | 11 Desember 2018
Saat Menteri PUPR Ngobrol soal KPR bareng Milenial
Jakarta - Pemerintah, pengembang, dan para generasi milenial berkumpul bersama membahas kredit perumahan rakyat (KPR) pada acara talkshow Spirit of KPR BTN - Growing with Millenials. Acara ini digelar oleh PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.Talkshow yang diadakan untuk menyambut HUT KPR BTN ke 42 ini akan membahas dan mendiskusikan tentangBaca Selengkapnya
Berita Terkini | 11 Desember 2018
HUT KPR KE-42 Momentum BTN Ajak Millenial Mengambil Peran
Jakarta,10 Desember 2018. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk  merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) KPR ke 42 yang jatuh pada tanggal 10 Desember 2018. Pada tahun ini, Bank BTN telah sukses menggelar sejumlah event untuk merayakan hari yang menjadi tonggak bersejarah bagi Bank BTN tersebut diantaranya, pameran properti, bersepeda bersamaBaca Selengkapnya
Berita Terkini | 26 November 2018
Suku Bunga Naik, Pengembang Siapkan Subsidi
Bisnis.com, JAKARTA - Kenaikan suku bunga acuan menjadi 6% oleh Bank Indonesia dinilai akan menghambat daya beli masyarakat. Namun sejumlah pengembang properti telah menyiapkan strategi untuk mengatasi hal tersebut.Managing Director PT Sri Pertiwi Sejati Group (SPS Group) Asmat Amin mengatakan kenaikan suku bunga oleh Bank Indonesia akan memberatkan bisnis properti,Baca Selengkapnya